Memori Kelam 19 Tahun Tragedi 9/11

Posted on

Sembilan belas tahun kemarin, 19 orang bajak empat pesawat serta menabrakkan ke gedung World Trade Centre (WTC) di New York, Gedung Pentagon di Washington DC, serta Pennsylvania. Kejadian 11 September 2001 itu jadi salah satunya gempuran intimidasi terjelek dalam riwayat Amerika Serikat. Kejadian itu diketahui dengan tragedi 9/11. Misi gempuran ditata oleh Pimpinan Al-Qaeda, Osama bin Laden.

Merilis Newsweek, Kamis (10/9), tragedi itu sudah tewaskan nyaris 3 ribu orang. Kejadian itu jadi penyidikan paling besar yang sempat dilaksanakan Unit Penyelidikan Federal AS (FBI). Beberapa aktor bajak empat pesawat komersil maskapal AS, American Airlines serta United Airlines, yang merencanakan terbang ke arah daerah pantai barat Negeri Paman Sam pada Selasa pagi.

Minimal 2.753 orang meninggal saat pesawat American Airlines Flight 11 serta United Airlines Flight 175 menabrak Gedung WTC di teritori Manhattan

Pesawat pertama menabrak menara WTC utara seputar jam 08.46 waktu lokal, disamping itu pesawat ke-2 menabrak gedung selatan WTC 17 menit sesudahnya. Para korban meninggal berumur dari mulai 2 tahun sampai 85 tahun. Sekitar 75-80 % korban meninggal adalah pria.

Di tempat yang lain, satu pesawat American Airlines dengan nomor 77 menabrakkan diri ke gedung Kementerian Pertahanan AS di Washington DC. Sekitar 184 orang meninggal dalam kejadian itu. Sementara itu, pesawat United Airlines bernomor penerbangan 93 menabrak satu kebun di Shankville, Pennsylvania. Waktu itu, pesawat bawa 40 penumpang termasuk juga awak pesawat.

Faksi berkuasa AS yakini beberapa teroris pembajak menabrakkan pesawat di tempat itu sebelum mendapatkan sasaran awal mereka sebab penumpang berupaya ambil kendali pilot. Pihak berkuasa memprediksi sekitar US$500 ribu atau Rp7,02 miliar dana yang dikeluarkan buat beberapa teroris untuk memperlancar gempuran 9/11. Di lain sisi, kerugian ekonomi karena gempuran intimidasi itu capai US$123 miliar semasa 2 sampai empat minggu saat gempuran berjalan.

Dikutip CNN, pada Desember 2001 pemerintah AS meluncurkan rekaman suara dimana Osama bin Laden akui bertanggung jawab atas gempuran itu.

Lima orang terdakwa akan kembali lagi diadili sesudah lama berhenti. Pengadilan gagasannya akan diadakan pada 2021 kedepan. Kelimanya bisa menjadi yang pertama diadili dalam komisi militer yang dibuat untuk mengatasi tahanan masalah 9/11. 
Kelimanya ialah Khalid Sheikh Mohammad, Walid bin Attash, Ramzi Binalshibh, Ali Abd al Aziz Ali, serta Mustafa al-Hawsawi. Mereka didakwa ikut berencana serta berperan serta dalam skrip yang dibikin Al-Qaeda.

Peringatan 9/11 di tengah pandemi Covid-19

Tahun ini, peringatan 19 tahun gempuran WTC akan berasa tidak sama karena epidemi virus corona. Dalam makna, tidak ada peringatan yang menyertakan tatap muka banyak orang serta mereka harus mengingatinya dengan cara virtual.

Di Nevada contohnya, karena pemberlakuan limitasi sosial untuk meredam penebaran Covid-19, peringatan 19 tahun tragedi WTC cuma didatangi oleh personil polisi Clark County serta pemadam kebakaran ditempat. Merilis Las Vegas Ulasan-Journal, gagasannya, mereka akan membuat upacara pengibaran bendera di Allegiant Fase, Nevada, pada 6.30 pagi, Jumat (11/9).

Disamping itu, mereka akan membunyikan lonceng di muka Stasiun Pemadam Kebakaran Las Vegas 5 di 1020 Hinston St. pada 6.50 pagi. Waktu itu sesuai dengan prediksi robohnya Menara Selatan WTC. Sesudah lonceng dibunyikan, seorang pensiunan pemadam kebakaran New York, Frank Pizarro, akan menyanyikan lagu berkebangsaan. Waktu kejadian itu, Pizarro ada di tempat peristiwa, persisnya di titik 0. Sekarang ini, ia tinggal di kota Las Vegas.

Disampaikan juga jika bendera AS spesial yang sempat dikibarkan di atas WTC akan dikibarkan 1/2 tiang di muka Stasiun 5 sesudah lonceng dibunyikan. Warga dapat melihat peringatan itu dengan cara daring lewat situs Facebook Kepolisian Clark County.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *