Perusahaan Pengolah Rajungan Raup Rp41 M dari Bursa Saham

Posted on

Perusahaan pengolah daging rajungan PT Morenzo Kekal Perkasa Tbk sah melantai di Bursa Dampak Indonesia (BEI). Lewat proses penawaran umum pertama atau IPO sekaligus juga jadi perusahaan tertera ke-45 di tahun ini.

Direktur Penting PT Morenzo Kekal Perkasa Tbk Markus Silitonga menjelaskan perusahaan melepas 392 juta lembar saham atau 18,13 %. Dari modal diletakkan serta disetor penuh. Harga saham ENZO Rp105 per saham hingga perseroan mengantongi dana fresh Rp41,16 miliar.

“Dana yang didapat hasil dari penawaran umum pertama saham itu sesudah dikurangi ongkos-biaya emisi dampak. Semuanya akan dipakai oleh perseroan untuk modal kerja diantaranya pembelian bahan baku, SDM serta produksi. Sedang dana yang didapat hasil dari waran semuanya untuk modal kerja perseroan,” tutur Markus diambil dari Di antara, Kamis (10/9).

Perseroan dengan cara bertepatan mengeluarkan sebanyaknya 196 juta Waran Seri I yang mengikuti saham baru perseroan atau sebanyaknya 13,11 %. Dari keseluruhan jumlah saham diletakkan serta disetor penuh.

Waran Seri I diberi dengan cara gratis untuk stimulan buat beberapa pemegang saham baru kecuali pemegang saham hasil alterasi obligasi alterasi (MCB) yang namanya tertera dalam perincian pemegang saham pada tanggal pendistribusian

Tiap pemegang dua saham baru perseroan memiliki hak mendapatkan satu Waran Seri I dimana tiap satu Waran Seri I memberi hak pada pemegangnya untuk beli satu saham baru perseroan yang dikeluarkan dari portepel.

Perseroan dibantu oleh penjamin eksekutor rmisi dampak yaitu PT NH Korindo Sekuritas Indonesia

PT Morenzo Kekal Perkasa Tbk adalah salah satunya pengolah daging kepiting rajungan pasteurisasi di Indonesia serta sudah mendapatkan sertifikat kelayakan pemrosesan dari Kementerian Perikanan serta Kelautan Republik Indonesia, British Retail Consortium (BRC) Global Standar for Food Safety serta HACCP, dan mengekspor produknya ke Amerika Serikat, Eropa serta Hongkong.

Rajungan ialah nama lokal salah satunya tipe kepiting yang lumayan banyak diketahui serta dikonsumsi warga Indonesia. Rajungan adalah salah satunya komoditas export favorit sebab mempunyai nilai ekonomis tinggi dimana beberapa arah export rajungan ialah Amerika Serikat.

Pada 2019, export produk rajungan-kepiting capai Rp5,35 triliun atau sebesar 9,6 % dari keseluruhan nilai export perikanan Indonesia. Sedang dari bagian volume export, rajungan-kepiting capai 25,9 juta ton atau sama dengan 2,25 % dari keseluruhan volume export perikanan Indonesia.

Pada perdagangan pertama, saham ENZO terlihat naik 36 point atau 34,29 % jadi Rp141 per lembar saham.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *